Selamat Datang

Tanggal 20 April 2007, daerah Lintang IV Lawang diresmikan sebagai Kabupaten yang ke 15 di Propinsi Sumatera Selatan, KABUPATEN EMPAT LAWANG sebutannya,yang meliputi 7 Kecamatan: Pendopo Lintang, Muara Pinang, Lintang Kanan, Ulumusi, Pasemah Air Keruh, Talang Padang dan Tebing Tinggi, melalui Media ini kami akan menampilkan Kabar dan perkembangan Kabupaten baru ini, baik dari sisi “Pembangunan, Seni Budaya, Pariwisata, Kebudayaan dan Sosial Politik” Media ini sebagai jembatan Silaturahmi Masyarakat Lintang IV Lawang yang ada di seluruh penjuru dunia, sebagai wujud kebersamaan membangun Kampung Halaman tercinta, kepada para pengunjung Blog ini kami persilakan anda mengutip/menyunting isi blog ini dan mohon dapat anda sebutkan sumbernya, yang tentunya kami berharap Suku Lintang IV Lawang dapat dikenal oleh masyarakat diseluruh dunia, untuk Masyarakat Empat Lawang yang Singgah disini saya undang anda untuk bergabung di KOMUNITAS/MILLIS Empat Lawang, silakan Klik alamat ini : http://groups.google.co.id/group/lintang-iv-lawang?hl=id Kritik dan saran kirim ke is.majid@gmail.com

AddThis

Bookmark and Share

Senin, 31 Maret 2008

Dewan Empatlawang Reses

DPRD Empatlawang melaksanakan reses pada 26 sampai 29 April mendatang, Wakil ketua I DPRD Kabupaten Empatlawang, David Aljufri Amd, Selasa (25/3), mengatakan, reses wajib dilakukan beberapa anggota dewan untuk turun ke lapangan menemui masyarakat tempat daerah pilihnya.

Tujuannya untuk menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat yang tadinya sempat tidak tersalurkan baik itu, kepada dewan atau pemerintah.”Ada juga diantara masyarakat kita yang tidak berani langsung dating untuk menyampaikan aspirasinya, makanya, dealnya seorang anggota dewan seharusnya turun untuk menemui warga,” katanya. Ia yakin banyak masalah yang dihadapi rakyat seperti belum adanya pembangunan, baik infrastruktur.(stb)

Jumat, 28 Maret 2008

DPS Dua Desa Molor


Meskipun taget verifikasi data pemilih sementara sudah berakhir, namun masih ada dua desa di Kecamatan Tebingtinggi, belum menyerahkan data pemilih sementara, masing-masing Desa Tanjung Kupang dan Kelurahan Jayaloka.

Pasalnya daerah Desa Tanjung Kupang lagi sibuk menggelar pesta demokrasi Pemilihan Kades, sedangkan untuk Kelurahan Jayaloka belum sempurnanya data pilih.

Ketua PPK Kecamatan Tebingtinggi, Muhar, Rabu (26/3) mengatakan, dari 35 desa di kecamatan itu sudah 33 desa yang menyelesaikan verifikasi data pemilih sementara (DPS). “DPS dari 33 desa ini sudah diserahkan ke KPU Lahat,” katanya.

Disebutkan, DPS dari dua desa ini masih ditunggu hingga Senin (31/3) untuk disusulkan ke KPU Lahat. “Jumlah DPS yang sudah diverifikasi di Kecamatan Tebingtinggi sebanyak 29.890 mata pilih, belum termasuk dua desa tersebut yang diperkirakan 2709 (data pilkades) dan Kelurahan Jayaloka berkisar 3500 mata pilih,” katanya. (stb)

Kamis, 27 Maret 2008

Penetapan Mata Pilih Rawan Konflik




Ada tiga tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang sangat rawan konflik yaitu penetapan mata pemilih tetap; verifikasi syarat calon; hingga pengumuman pasangan calon terpilih.

“Tiga tahapan ini sangat rawan koflik,” kata anggota KPU Lahat Fahrurozi SH kepada Sripo, Minggu (23/3).
Untuk menghindari ini, pihaknya akan berhati hati dalam melakukan tahapan demi tahapan pemilukada dengan menekan sekecil mungkin kesalahan dalam setiap tahapan pesta demokrasi
di Bumi Saling Keruani Saling Kerawati ini.
Dia yakin dengan menghindari kesalahan pada masing-masing proses, konflik bisa dihindari, Fahrurozi menjelaskan, tahapan Pemilukada Empatlawang masih berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, Verifikasi data pemilih masih berlangsung dikerjakan oleh PPS di desa dan kelurahan, Sudah hampir rampung dan hanya menyisahkan beberapa daerah lainnya yang masih belum menyelesaikan.
“Misalnya desa yang melakukan pendataan ulang seperti desa Pendopo yang terjadi kesalahan penyampaian mata pilih, dapat dimaklumi jika laporan hasil verifikasi data PPS terkesan terlambat, pasalnya saat kesalahan diketahui tahapan sudah mulai jalan,” katanya.
Fahrurozi menghimbau kepada setiap PPK yang belum menyerah hasil verifikasi dapat segera
diselesaikan, dan menjemput data kelapangan karena akan memasuki tahapan berikutnya, diantaranya verifikasi pemilih di tingkat KPU. (stb)

Anggota DPRD Empatlawang Diberhentikan




- KPU Lahat Verifikasi Calon PAW

Dua anggota DPRD Empat Lawang dari Partai Bintang Reformasi diberhentikan partainya dan jabatannya sebagai anggota legislative diganti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lahat memverifikasi persyaratan calon Pengganti Antar Waktu (PAW) keduanya, Selasa (25/3).

Anggota KPU Kabupaten Lahat, Fahrurrozi,SH pada Sripo kemarin mengemukakan, verifikasi yang dilakukan pihaknya didasarkan surat dari DPRD Empat Lawang No. 170/64/I/1.20.01.DPRD/ 2008 tertanggal 18 Februari 2008 perihal penyampaian berkas PAW.

Dikemukakan Fahrurrozi, kedua anggota Dewan tersebut yakni HND dan FHR yang dicabut status keanggotaannya dari partai berdasarkan SK DPP No. 106/KPTS/DPPPBR/ XII/2007 dan No.107/KPTS/DPP-PBR/ XII/2007.

Sedangkan penggantian antara waktu berdasarkan SK DPW PBR Sumsel No. 024/A/DPWPBR- Sumsel/XII/2007 menetapkan HND digantikan Suryadi.

Sedangkan FHR berdasarkan SK DPW PBR Sumsel No. 025/A/DPW-PBRSumsel/ XII/2007 digantikan Saipul Zahri,SE. “Setelah rapat verifikasi hari ini, kemudian akan disampaikan pada Gubernur Sumsel melalui Penjabat Bupati Empat Lawang untuk di SK kan. Kalau alasan penggantian antar waktu itu urusan partai mereka,” tandas Fahrurrozi. (ase)

Rabu, 26 Maret 2008

Harga Sembako Tinggi





Beberapa bahan pokok di pasar Tebingtinggi dan Pendopo Lintang saat ini, selasa (25/3) mengalami kenaikan.

Misalnya, untuk harga cabai saja, pada tiga hari yang lalu itu sekitar Rp. 28 ribu per kilogramnya, sekarang sudah Rp 30 ribu sampai 32 ribu per kilogramnya.

Tidak hanya cabai saja yang mengalami kenaikan, sejumlah bahan pokok, seperti beras, tepung, gula dan minyak goreng, merangkak naik menjadi sekitar 10 persen.

Beras bermerek saja, untuk per kampilnya harganya naik menjadi Rp 110 ribu dari 100 ribu, seberat 20 kg; gula pasir, harga naik menjadi Rp 8500 dari 7500 per kilogramnya; Tepung, harganya naik menjadi Rp 7500 dari Rp 6500 per kilogramnya dan minyak goreng, harganya naik menjadi Rp 12.500 menjadi Rp 13.500 perkilogramnya.(stb)

Penjualan Ayam Merosot



Penjualan ayam tak terpengaruh dengan isu flu burung yang terjadi di Pagaralam, ”Semuanya biasa saja,” ujar Rina (31), pedagang ayam di Pasar Pendopo Lintang, namun penjualan ayam masih sepi, sehari hanya terjual tiga ekor,biasanya terjual lima ekor.

Harganya berkisar Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per ekor. Yus (30) penjual ayam potong, mengatakan, belum ditemukan ayam yang sakit.

Ia menjamin, ayam yang dijualnya bebas dari penyakit. Sebab, di lokasi pengambilan, ayamnya sudah dinyatakan bebas dari penyakit..”Selaku penjual kita juga tidak mau menuai masalah, ayam yang dijual selalu dengan kwalitas yang baik,” ujarnya. (stb)

Selasa, 25 Maret 2008

Harga Kopi Anjlok



- Dari 22 Ribu Menjadi 9 Ribu per Kg

Sekitar satu minggu terakhir ini harga kopi yang merupakan sumber penghasilan Utama petani Empat Lawang anjlok harganya mencapai Rp 9.000 per kilogram, padahal sebelumnya melambung hingga Rp 22.000 per kilogram.

Penurunan ini kembali membuat petani lesu dan merasa kecewa, karena tidak seimbang antara kenaikan berbagai kebutuhan pokok dengan harga kopi.

Menurut Nurdin, seorang petani kopi dari dusun Lingge, sekarang harga kopi berangsur turun padahal tiga hari yang lalu harga kopi masih berkisar Rp 13.000 sampai dengan Rp 14.000 per kg.

BIASANYA harga kopi pada awal panen akan mengalami penurunan.

Tetapi sekitar Oktober dan November harga kopi akan kembali stabil.

Karena kopi yang beredar saat itu adalah kopimusim yang kualitasnya bagus

Tetapi sekarang kopi malah turun cukup drastis mencapai Rp 9.000 per kilogram, padahal sebelumnya Rp 18.000-22.000 per kg.

“Kami khawatir penurunan harga kopi karena ada permainan di tingkat agen. Sebab sebulan lalu harga kopi masih mencapai Rp 22.000 per kg. Tapi, pada saat kami sudah panen harganya

malah turun dan tidak sebanding dengan harga kebutuhan pokok yang terus naik,” ujarnya kepada Sripo, Senin (24/3).

Menurut agen kopi Pagaralam H Dimyati Rais, harga kopi saat ini memang sudah mengalami penurunan sampai Rp 9.000/kg.

Hal ini bukan permainan agen kopi, tetapi lebih dikarenakan harga kopi dunia turun. Ditambah lagi dengan kopi yang beredar dipasaran bukan kopi dengan kualitas bagus atau kopi musim tetapi kopi selang atau buah pangkal.

“Memang biasanya harga kopi pada awal panen akan mengalami penurunan, tetapi sekitar Oktober dan November harga kopi akan kembali stabil, ini dikarenakan kopi yang beredar adalah kopi musim atau kualitas kopinya bagus,” tegasnya.

Ditambahkan, kenaikan harga kopi hingga tembus Rp 22.000/kg beberapa waktu lalu,dikarenakan pasokan kopi dari Vietnam sedikit, oleh karena itulah harga kopi naik.

Sementara itu Kepala Disperindagkop Kota Pagaralam Ir H Ihsan Azhari Msi ketika dikonfirmasi mengatakan, memang harga kopi sekarang ini tidak stabil. Tetapi, sebagai pihak yang berwenang untuk mengawasi naik turunnya harga kopi tersebut pihaknya terus memantau keadaan harga kopi tersebut.

“Sebetulnya banyak faktor yang membuat harga kopi turun, biar kualitas berkurang, harga kopi dunia turun atau tidak seimbang antara kebutuhan dengan persediaan kopi,” ungkapnya seraya berjanji akan mencarikan jalan keluar bagi petani agar mudah memasarkan kopi.

(her)

Senin, 24 Maret 2008

Budi-Sofyan Siap Tempur



Peta Calon Bupati (Cabup)-Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Empatlawang Bertambah, Sabtu (23/3), malam, di Hotel Aston Palembang, Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar resmi menetapkan Budi Antoni Al Jufri dan Sofyan Jamal sebagai Cabup- Cawabup untuk bersaing pada Pilkada Empatlawang, 9 Juni nanti.

Budi Antoni terpilih secara aklamasi sebagai Cabup sedangkan penetapan Sofyan Jamal sebagai Cawabup sedikit terhambat menyusul belum hadirnya Cawabup Burmasan yang juga ikut mendaftar.

Setelah diskor 10 menit, Rapimda menetapkan Sofyan Jamal sebagai Cawabup, Ketua DPD Partai Golkar, Alex Noerdin meminta kader Golkar mendukung calon yang sudah ditetapkan partai.

Ia menyadari, banyak ketetapan dan keputusan partai yang belum memuaskan semua pihak. Ia menegaskan, tidak akan memaksa siapa pun untuk memilih salah satu calon. Semuanya diserahkan sepenuhnya pada anggota partai.”Yang penting Track Record-nya jelas, soal siapa yang dipilih, diserahkan sepenuhnya pada mekanisme dan peserta,” ujarnya.

Ketua Tim Pilkada DPP Partai Golkar, Muhammad Muas meminta kader Golkar harus solid. karena sejauh yang dia pantau, kandidat Partai Golkar selalu berhasil secara maksimal.

Ketua Tim Pilkada DPD Partai Golkar Sumsel H Nasrun Madang menjelaskan, berdasarkan hasil

verifikasi yang dilakukan ada satu nama cabup dan dua nama cawabup yang dibahas untuk dipilih dalam rapat tersebut. Cabup Budi Antoni Al Jufri siap menjalankan amanah partai. Ia juga

akan menjajaki untuk berkoalisi dengan partaipartai lain. (syh)

Rabu, 19 Maret 2008

Penyebab Anjloknya Harga Kopi

Biji kopi yang dikeringkan dengan cara dijemur di jalanan aspal menjadi salah satu penyebab anjloknya harga kopi asal Indonesia umumnya dan Empatlawang khususnya.

Mutu dan kwalitas kopi yang dijemur di jalan menjadi turun, karena tercampur kerikil, dan kotoran yang menempel di ban kendaraan. “Ban mobil itukan kotor, saat melindas biji kopi yang dijemur di jalan, kotoran tadi tertinggal, karenanya, kwalitas kopi menjadi turun,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Empatlawang, Lutfi Umar SH Msi, di ruang kerjanya, Jumat (14/3). (stb)

Selasa, 18 Maret 2008

Koperasi-UKM Butuh Modal

Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Empa Lawang masih membutuhkan modal untuk membantu kelangsungan usahanya.

Keluhan tersebut disampaikan melalui para camat dari tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Empat Lawang dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Empatlawang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) H Lutfi Umar SH MSi membenarkan bahwa program bantuan modal ini diajukan pihak kecamatan untuk dianggarkan tahun 2009.(stb)

Senin, 17 Maret 2008

Undergoing MyBlogLog Verification

Sumber Emas dan Batubara di Empat Lawang

Kabupaten Empat Lawang (4L) berpotensi menggarap emas dan batubara sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Saat ini telah ditemukan jenis tambang batubara di Desa Sugiwaras, Kecamatan Tebingtinggi, dan emas di perbatasan Pasemah Air Keruh dan Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Empat Lawang, Drs Ir H Zahri Fanani, Kamis (6/3) mengatakan, kekayaan alam 4L ini dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, dan sangat potensial menambah PAD.

“Sebagian lokasi telah diteliti dan diperiksa tim ahli dari Jakarta. Di antaranya potensi tersebut belum tergarap dengan baik karena belum tersedianya cukup anggaran,” kata Zahri. (stb/SRIPO)

Jumat, 14 Maret 2008

Ayam Potong Tembus Rp 20 Ribu

· Harga Minyak Goreng Terus Naik

Harga ayam potong di Tebingtinggi menembus Rp 20 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp 17 ribu per kilogram.

Kuat dugaan, melonjaknya harga ayam menyusul banyaknya ayam mati di kabupaten ini. Menir (35), pedagang ayam potong, mengatakan, turun naiknya harga ayam potong sudah biasa.”Kami ini dik hanya jualan saja, kalau nak naik turunnya harga ayam potong dan daging bukan urusan kami,” katanya.

Pedagang lainnya, Eli (40), mengatakan, biasanya menjual ayam potong Rp 18 ribunya per kilogram. tingginya harga ayam itu menyusul naiknya harga di tingkat agen.

Di Muaraenim, harga minyak goreng (Migor) curah naik dari Rp 13.000 per kilogram menjadi Rp 14.500 per kilogram.”Kalau begini terus, sama saja Negara membunuh kami secara perlahan-lahan,” jelas Rahmat, penarik becak di Muaraenim kepada Sripo, Rabu (12/3).

Pantauan dilapangan, harga sayur-sayuran naik sekitar Rp 150 sampai Rp 200 dari harga sebelumnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muaraenim, Drs Faturrahman mengatakan,

pihaknya akan menggelar penjualan minyak goring bersubsidi kepada masyarakat.

Hal yang sama juga dilakukan Disperidagkop Pemkab Empatlawang. Kepala Sub Bagian

(Kasubag) Umum Disperindagkop UKM, Andi SE mengatakan, pihaknya tetap mengirimkan

tim untuk memantau harga di lapangan.(stb/ari)

Kamis, 13 Maret 2008

LBH Themis Bantu Warga

LBH Themis membuka kantor bantuan hukum di Empat Lawang.”Kita berharap pendirian LBH ini bisa memberikan aspirasi dan bantuan hukum kepada masyarakat di Empat Lawang,” tegas Helda SH MH, Rabu (12/3).

Helda mengatakan, LBH Themis, terdiri dari 25 personel, terdiri dari sarjana fsikologi, sarjana hukum, sarjana ekonomi dan lainnya.

Selain itu, ada juga tiga advokat yakni Khoirozy, Wiwin Darti, dan Deni Ismiady. “Mereka inilah yang akan mendampingi setiap kasus kasus yang kita tangani di pengadilan,” ungkap alumni S2 Universitas Diponogoro, Semarang Layanan yang

diberikan tanpa dipungut bayaran dan terbuka untuk semua lapisan masyarakat . (stb)

Rabu, 12 Maret 2008

Harga Cabai Rp 28 Ribu

Sepekan terakhir di Pendopo,Padang tepong dan Muaro Pinang, harga cabai pada kisaran Rp 25 ribu sampai Rp 28 ribu per kilogram.

Yanto, pedagang tekwan, terpaksa mengurangi jatah cabai dan menambahkan air lebih banyak, pada adonan cabenya.

Samsul, dari dusun Lingge, mengatakan, kenaikan harga cabai karena musim panen cabai sudah lewat.

Martini, seorang pedagang di Pasar Tradisional Pendopo, mengatakan kenaikan harga cabai karena harga di tingkat agen sudah naik selain itu musim panen sudah lewat.

Mun, pedagang lainnya mengatakan, di tingkat eceran bisa jadi harganya mencapai 30 ribu.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Kadisperindagkop UKM) Lutfi Umar SH Msi melalui Kepala Sub Bagian Umum Andi SE kenaikan harga

cabe perubahan iklim dan musim tanam dipengaruhi perubahan iklim dan musim tanam.(stb)

Harga Minyak goreng Rp 16 Ribu

Harga Minyak Goreng (migor) di Empat Lawang terus melonjak naik di tingkat pengecer.

Dalam sehari kenaikan bisa mencapai dua kali, di Pasar Tradisional Pendopo, harga migor pukul 10.00 sebesar Rp 13.000 per kilogram. Sorenya pada pukul 15.00, harga melambung menjadi sekitar Rp 16.000 perkilogram. “Tadi pagi saya membeli minyak seharga Rp 13.000 nah sekarang saya dapat kabar minyak goreng mengalami kenaikan menjadi sekitar harga Rp 16.000,” ujar Fatimah, warga Desa Bruge, Kecamatan Pendopo Lintang, Rabu (12/3).

Machmud, agen Migor di Pendopo Lintang mengaku masih menjual migor Rp 13.500 per kilogram. (stb)

Selasa, 11 Maret 2008

Perkantoran Empat Lawang Butuh Musholla

Kompleks perkantoran Pemkab Empat Lawang terletak di Talang Banyu Tebingtinggi, sejauh ini

belum dilengkapi tempat beribadah.

Dampaknya, ketika tiba waktu shalat, sebagian besar PNS muslim dilingkungan daerah yang belum satu tahun dimekarkan ini harus pulang ke rumah untuk shalat.

“Setiap waktu shalat tiba mereka terpaksa meninggalkan kantor hanya untuk shalat, memang jam

istirahat siang tapi alangkah baiknya bila shalat dzuhur dilakukan di sekitar kompleks perkantoran ini,” kata beberapa pegawai Pemkab Empat Lawang.

Pengamatan di lapangan sebagian besar dinas instansi masih berkantor darurat, di antaranya

satu bangunan ditempati dua atau lebih dinas instansi.

Kabag Kemasyarakatan Drs Munfazir mengakui, tahap awal ini akan dibangun dulu mushala.

“Dananya sudah diajukan melalui APBD 2008 ini,” katanya. (stb)

Kamis, 06 Maret 2008

Perda Pemekaran Dievaluasi

Meski sudah disahkan DPRD Empat Lawang, Perda Pemekaran Kecamatan dan Lokasi Perkantoran Pemkab Empat Lawang masih akan dievaluasi Gubernur Sumsel.

Kabag Hukum Setda Empatlawang Jusmi Anwar SH, mengatakan, Perda akan diteliti dan dikoreksi sehingga perda itu tidak bertentangan dengan UU dan peraturan yang lebih tinggi.

Wakil Ketua I DPRD Empatlawang David Hadrianto Aljufri Amd mengatakan, setiap Perda akan diverifikasi provinsi terutama mengenai kelayakan. “Antara lain dengan pertimbangan pemekaran bukan hanya semata percepatan pembangunan,” katanya.(stb)

Rabu, 05 Maret 2008

Kejahatan di Empat Lawang Kian Merajalela

· Semalam Tiga Ruko dan Rumah Dibobol

· Aksi Bajing Loncat Mengganas

Pelaku Kejahatan yang terjadi di Kabupaten Empatlawang kian merajalela, dalam semalam,

tiga Rumah Toko (Ruko) digasak maling.

Bahkan tiga rumah masyarakat pun ikut pula dimasuki pelaku kejahatan, tak cukup hanya itu, para bajing loncat juga beraksi di Jalan Lintas Sumatera, penghubung Kecamatan Lintang Kanan ke Provinsi Bengkulu.

“Kami benar-benar takut, benar-benar tidak aman lagi,” kata Romlah, kepada Sripo, Selasa (4/3), Ia menuturkan, setiap malam, selalu saja ada rumah atau toko dibobol maling.”Target pelaku rumah atau pertokoan yang kosong dan tidak dijaga,” katanya.

Kapolsek Tebing Tinggi Iptu Farizon SH mengakui, meningkatnya kasus kejahatan di Empatlawang.

Pihaknya sudah menurunkan tim untuk mengungkap kasus kasus kejahatan.”Personel sudah kita turunkan ke lapangan, mudah-mudahan pelakunya bisa kita tangkap,” imbuh Farizon.

Dia mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati, Ia mengaku kesulitan mengatasi kejahatan di Empatlawang karena terbatasnya jumlah personel.

”Jika melihat kejadian yang mencurigakan segera lapor atau telepon polisi, 24 jam tim siap kita turunkan, khusus untuk pengamanan di Jalinsum, personel sudah kita sebar.

Alhamdulillah, hasilnya cukup maksimal,” imbuhnya. Penjabat Bupati Empatlawang Drs H Indra Rusdi sudah melakukan koordinasi dengan Kapolres Lahat dan Kapolsek Tebingtinggi. Ia meminta kepada Kapolda Sumsel segera membentuk Mapolres di kabupaten termuda di Sumsel ini.”Empatlawang sudah resmi menjadi daerah kabupaten, artinya layak untuk dikembangkanmenjadi Mapolres,” demikian Indra Rusdi. (sripo )

Selasa, 04 Maret 2008

Segera Mekarkan Kecamatan

Ketua Forum Perjuangan Kecamatan Lintang Kanan Barat (FP2KLB) Nasabelli Cikmat mengatakan, tim verifikasi Kabupaten Empatlawang menyimpulkan Kecamatan Lintang Kanan layak dimekarkan menjadi satu kecamatan lagi yakni Kecamatan Lintang Kanan Barat dengan Ibu Kota Kecamatan di Desa Karang Tanding.

Menurutnya, keputusan tim ini hendaknya dapat diterima semua pihak apalagi mulai forum paling bawah tadi hingga toko masyarakat, kepala desa diwilayah Lintang Kanan menyetujui. “Kami nilai penundaan belum mempunyai dasar hukum yang kuat, semua persoalan termasuk letak ibukota kecamatan memiliki persyaratan yang paling lengkap ,” katanya.(stb)

Senin, 03 Maret 2008

Rumah Panggung Khas Empat Lawang

Rumah panggung dan rumah Limas adalah cirri khas rumah rumah yang ada di Propinsi Sumatera Selatan, unik dan sangat menarik.

Kabupaten Empat Lawang sendiri memiliki cirri khas sendiri, baik itu desain bentuk maupun tata letak ruangnya.

Rumah Panggung Empat Lawang memiliki 4 ruang utama, yang terdiri :

- Ruang depan, pada ruang ini terdapat satu kamar, biasanya kamar ini diperuntukan untuk anak bujang, juga terdapat ruang untuk berkumpul teman temannya.

- Ruang tamu utama, ruangan ini cukup besar, ruangan ini dipergunakan untuk menerima tamu, dan juga dipergunakan untuk berkumpul keluarga.

- Ruang tengah, pada ruang ini terdapat kamar tidur untuk anak gadis, serta kamar orang tua.

- Ruang belakang, pada ruang ini terdapat, dapur, ruang makan, serta keperluan untuk mencuci keperluan untuk memasak yang disebut gaghang.

Sedangkan untuk keperluan mencuci serta mandi, sebagian besar masyarakat Empat Lawang memanfaatkan sungai, sebagian masyarakat juga yang menyediakan tempat sendiri untuk MCK.

Biasanya tempat MCK ini terpisah jauh dengan bangunan utama, pada tempat ini terdapat sumur, wc serta tempat untuk mandi dan mencuci.

Pada ruangan bawah rumah, biasaya dimanfaatkan untuk gudang, ternak seperti ayam, bebek dan itik, juga digunakan untuk menyimpan kayu bakar.

Demikian sekilas mengenal cirri khas rumah panggung Empat Lawang, dan pada tulisan berikutnya akan menampilkan perkembangan rumah khas masyarakat Empat Lawang.

Artikel ini masih banyak kekurangannya, semoga bermanfaat.