Selamat Datang

Tanggal 20 April 2007, daerah Lintang IV Lawang diresmikan sebagai Kabupaten yang ke 15 di Propinsi Sumatera Selatan, KABUPATEN EMPAT LAWANG sebutannya,yang meliputi 7 Kecamatan: Pendopo Lintang, Muara Pinang, Lintang Kanan, Ulumusi, Pasemah Air Keruh, Talang Padang dan Tebing Tinggi, melalui Media ini kami akan menampilkan Kabar dan perkembangan Kabupaten baru ini, baik dari sisi “Pembangunan, Seni Budaya, Pariwisata, Kebudayaan dan Sosial Politik” Media ini sebagai jembatan Silaturahmi Masyarakat Lintang IV Lawang yang ada di seluruh penjuru dunia, sebagai wujud kebersamaan membangun Kampung Halaman tercinta, kepada para pengunjung Blog ini kami persilakan anda mengutip/menyunting isi blog ini dan mohon dapat anda sebutkan sumbernya, yang tentunya kami berharap Suku Lintang IV Lawang dapat dikenal oleh masyarakat diseluruh dunia, untuk Masyarakat Empat Lawang yang Singgah disini saya undang anda untuk bergabung di KOMUNITAS/MILLIS Empat Lawang, silakan Klik alamat ini : http://groups.google.co.id/group/lintang-iv-lawang?hl=id Kritik dan saran kirim ke is.majid@gmail.com

AddThis

Bookmark and Share

Selasa, 04 September 2012

Polisi Siap Amankan Tes CPNSD

Jajaran Polsek Urban Tebing Tinggi siap mengamankan pelaksanaan tes CPNSD jalur umum tahun 2012 yang akan dilaksanakan pada Sabtu (8/9) mendatang.
 
Bahkan, pengamanan bukan hanya di lokasi pelaksanaan tes atau pengamanan lokasi penyimpanan soal, melainkan mengamankan wilayah secara umum. Mengingat, akhir-akhir ini tindak kriminalitas lumayan tinggi di wilayah Empatlawang.

Kapolsek Urban Tebing Tinggi Kompol Dwi Utomo mengatakan, pihaknya sudah terlibat pengamanan, mulai pembukaan master soal di percetakan, proses penggandaan soal,hingga pendistribusian dari Palembang ke Tebing Tinggi. “Kita akan lakukan pengamanan secara all-out, baik saat soal didistribusikan dari Palembang ke Tebing Tinggi, saat disimpan di polsek serta dari polsek ke lokasi tes,hingga selama pelaksanaan ujian,” ungkapnya kemarin.

Untuk pengamanan wilayah, selain melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi tindak kriminalitas yang menimpa para calon peserta, pihaknya juga mengimbau calon peserta berhati-hati. Apalagi jumlah peserta yang mengikuti tes berjumlah lebih dari 2.000 peserta, baik dari dalam maupun luar wilayah Empatlawang. Khusus calon peserta dari luar daerah,pihaknya berharap agar lebih berhati-hati, termasuk terhadap kendaraan yang kemungkinan mereka bawa, baik sepeda motor maupun mobil.

“Intinya, semuanya harus berhati-hati, apalagi yang sama sekali belum pernah ke Tebing Tinggi. Kalau bisa saat malam menjelang pelaksanaan tidak usah keluyuran, apalagi menggunakan perhiasan yang berlebihan sehingga bisa memancing para pelaku kriminalitas untuk bertindak,” kata Dwi.

Sementara itu,menurut Kepala BKD Empatlawang Januarsyah Hambali melalui Kasubbid Kenaikan Pangkat dan Gaji Berkala Titin Sunani,total jumlah berkas pelamar yang diterima sebanyak 3.633 berkas pelamar.Dari jumlah tersebut, 2.581 orang dinyatakan layak dan berhak mengikuti tes dan sisanya 1.052 berkas dikembalikan karena tidak memenuhi syarat.

Dia menjelaskan,berdasarkan verifikasi berkas yang dilakukan, beberapa alasan berkas dikembalikan antara lain kesalahan dalam penulisan surat lamaran, ijazah yang tidak sesuai dengan formasi yang dibutuhkan, bahkan ada yang umurnya sudah melewati batas penerimaan. “Karena tidak sesuai kualifikasi pendidikan atau batas umurnya sudah lewat serta tidak memenuhi syarat administrasi lain, berkasnya kami kembalikan,”ujar Titin.

Menurut Titin,para peserta yang mendaftar baik yang memenuhi syarat atau yang tidak memenuhi syarat banyak yang berasal dari luar Sumatera Selatan, seperti dari Lampung, Sumatera Utara, serta beberapa dari daerah lain di Pulau Jawa.

Untuk itu,pihaknya mengimbau peserta, khususnya dari luar Empatlawang, agar tidak terlambat saat pelaksanaan ujian yang akan dilaksanakan pada Sabtu (8/9) nanti. “Sebaiknya sehari sebelum pelaksanaan, para calon peserta sudah mengetahui lokasi ujian masing-masing,” tandasnya..

sumber : sindo

Kamis, 27 Oktober 2011

Penerimaan CPNS 2011 Ditiadakan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empatlawang meniadakan penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) Kabupaten Empatlawang tahun 2011.

Sebab,Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) meniadakan pengangkatan CPNSD pada 2011. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empatlawang Januarsyah Hambali, pihaknya sudah mendapatkan jawaban Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) mengenai rencana pengangkatan CPNS tahun 2011 bagi daerah-daerah yang mendapat pengecualian dari moratorium.

Jawaban yang didapatkan dari Kemenpan RB melalui Deputi Kementerian PAN dan RB bidang formasi kepegawaian menyatakan, tidak mungkin ada pengangkatan CPNS tahun 2011. Menurut Januarsyah, banyak sekali faktor yang menjadi penyebab dibatalkannya pengangkatan tersebut. salah satunya struktur di kementerian tersebut yang berubah, termasuk pergantian menteri.

Selain itu, data yang diminta pihak Kemenpan dan RB kepada daerah-daerah yang mendapat pengecualian moratorium banyak yang terlambat dan salah. “Berulang kali beliau mengatakan tidak mungkin ada pengangkatan lagi untuk formasi tahun ini,”ungkapnya. Terpisah Sekda EmpatlawangAnwar Yakubmengatakan, untuk kepastian informasinya pihaknya akan menunggu hingga akhir bulan ini.

Menurutnya, mengingat waktu yang sudah sangat mepet dan menjelang akhir tahun kemungkinan besar tidak akan ada perekrutan dan pengangkatan CPNSD di Kabupaten Empatlawang.Meskipun, datadanformasijumlahpegawai yang mendesak dibutuhkan di Empatlawang sudah dikirim ke Kemenpan dan RB.

“Kita tunggu hingga akhir bulan ini, jika memang belum ada petunjuk atau edaran kemungkinan besar perekrutan CPNSD tahun ini dibatalkan atau tidak ada sama sekali,”ujarnya. Dia menambahkan,banyak tahapan yang harus dilalui saat pelaksanaan perekrutan. Hal itu sangat membutuhkan waktu, seperti proses pengumuman, pendaftaran dan pelaksanaan seleksi serta pengumuman hasil.

Dengan masa waktu berjalan tinggal dua bulan lagi, hal itu sangat kecil kemungkinan dilakukan perekrutan. Sebelumnya, Kabid Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empatlawang Darlin mengungkapkan,saat ini jumlah pegawai yang dibutuhkan dan sangat mendesak untuk dilakukan perekrutan sebanyak 930 orang dari berbagai formasi dan disiplin ilmu.

Jumlah tersebut merupakan jumlah pegawai berdasarkan disiplin ilmu dan kekosongan formasi pegawai negeri di Empatlawang hingga tahun 2011. Dari formasi tersebut sebanyak 500 formasi adalah untuk tenaga teknis. Sementara sisanya adalah formasi kependidikan dan tenaga kesehatan.

Namun menurutnya,jumlah tersebut merupakan jumlah formasi yang dibutuhkan di Empatlawang saat ini.Mengenai kuota jumlah CPNSD yang akan diangkat tahun 2011 sesuai dengan petunjuk dari Kemenpan, pihaknya belum mengetahuinya, termasuk jadwal dan kepastian perekrutan CPNSD untuk 2011 ini.
 
sumber ; sindo

Selasa, 18 Oktober 2011

Empat lawang Butuh 930 CPNSD

Pemerintah Kabupaten Empatlawang mengajukan jumlah kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) tahun 2011 sebanyak 930 orang ke Kemenpan dan Reformasi Birokrasi.

Jumlah tersebut merupakan jumlah pegawai berdasarkan disiplin ilmu dan kekosongan formasi pegawai negeri di Empatlawang hingga tahun 2011. Dari formasi tersebut sebanyak 500 formasi adalah untuk tenaga teknis. Sementara sisanya adalah formasikependidikandantenaga kesehatan.

Menurut Kabid Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empatlawang Darlin, jumlah tersebut berdasarkan data jumlah pegawai yang dibutuhkan saat ini di seluruh SKPD yang ada di Empatlawang termasuk kecamatan dan kelurahan. Dari hasil rekap jumlah data yang dikumpulkan, diketahui jumlah pegawai yang saatini mendesak diadakan perekrutan sebanyak 930 formasi.

Namun menurutnya,jumlah tersebut merupakan jumlah formasi yang dibutuhkan di Empat lawang saatini. Mengenai kuota jumlah CPNSD yang akan diangkat tahun 2011 sesuai dengan petunjuk dari Kemenpan, pihaknya belum mengetahuinya, termasuk jadwal dan kepastian perekrutan CPNSD untuk tahun 2011 ini.

Pihaknya saat ini baru mengirimkan data jumlah kebutuhan pegawai ke Kemenpan. “Jumlah itu sesuai dengan data kebutuhan kita,mengenai kuotanya merupakan kewenangan pemerintah pusat,” ujarnya. Sementara menurut Kepala BKD Empat lawang kendalalambatnya pengiriman data jumlah tersebut dari batas akhir pengumpulan data jumlah pegawai yang dibutuhkan dari seluruh SKPD dan pihak kecamatan karena data dan jumlah tersebut belum ditandatangani oleh Bupati Empatlawang.

Sedangkan batas akhir pengumpulan data dari pihak SKPD adalah 6 Oktober silam. Dia mengatakan, meskipun sudah di-warning untuk batas akhir pengumpulan data tersebut tanggal 6 Oktober lalu, namun masih ada saja SKPD yang terlambat melakukan pengumpulan, sehingga pihaknya harus melakukan jemput bola.“Namun keterlambatan itu masih wajar,karena mereka (SKPD) juga harus berhati-hati dan tidak sembarangan mengisi daftar isian tersebut,” ungkapnya
 
sumber ; sindo

Senin, 03 Oktober 2011

Empatlawang Prioritaskan Penerimaan Guru dan Bidan

Masih banyaknya kekurangan bidan desa dan tenaga pengajar di Kabupaten Empatlawang, membuat Pemkab Empatlawang akan mengajukan penambahan formasi bidan untuk penerimaaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2011 mendatang.

Dengan adanya penambahan formasi bidan ini diharapkan seluruh desa dan kelurahan yang ada di daerah ini semuanya memiliki bidan.
"Setidaknya masing-masing desa harus diupayakan memiliki satu tenaga bidan yang sudah berstatus CPNS. Agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat lebih maksimal, terutama terhadap ibu dan anak," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empatlawang, Januarsyah Hambali, Jumat (30/9/2011).
Menurut Januarsyah, dalam pengajuan CPNS formasi 2011, pihaknya menyampaikan data sesuai dengan permintaan masing-masing instansi maupun kecamatan. Tentunya berdasarkan data pengajuan tersebut, tidak ada pengurangan sesuai data yang diminta. 

"Untuk pengajuan CPNS formasi 2011 memang tenaga kesehatan diperbanyak sesuai dengan permintaan dari kebutuhan tiap instansi. Selain memprioritaskan tenaga kesehatan, Pemkab Empatlawang juga akan memprioritaskan tenaga pengajar pada penerimaan CPNS formasi 2011 mendatang," katanya.
Ditambahkannya, sebagai kabupaten yang baru, Empatlawang sangat membutuhkan puluhan tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan. Nantinya, mereka akan ditempatkan di beberapa instansi terkait yang bersentuhan dan akan berinteraksi langsung dengan masyarakat banyak.

“Kita memang kekurangan banyak pegawai, seperti tanaga kesehatan, serta tenaga pendidikan. Hal inilah yang akan menjadi prioritas kita, untuk diusulkan ke Menpan nanti,” terangnya.
Dijelaskannya, banyaknya kekurangan pegawai di Kabupaten Empatlawang, memang tidak bisa dipenuhi secara serentak dalam satu tahun. Namun, pihaknya akan mengusulkan formasi sebanyak mungkin ke Menpan, untuk memenuhi kekurangan tersebut dengan alasan sebagai daerah yang baru dimekarkan dan memerlukan banyak tenaga PNS.
“Kita sebetulnya menginginkan tenaga PNS sebanyak mungkin, namun harus menyesuaikan persetujuan Menpan. Selain itu, kita juga harus menyesuaikan keuangan daerah, untuk menggaji pegawai tersebut,” ujarnya.
 
sumber : sripo

Senin, 26 September 2011

Pemkab Empatlawang Tetap Terima CPNS 2011

Kendati Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri resmi ditandatangani, terkait penghentian sementara perekrutan PNS (Moratorium) beberapa waktu lalu, namun Pemkab Empatlawang akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2011 ini.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empatlawang Januarsyah Hambali, Rabu (21/9/2011).
"Mengingat Kabupaten Empatlawang sebagai kabupaten yang baru dimekarkan masih banyak memerlukan tenaga PNS, dan memang keputusan tersebut tidak berlaku menyeluruh bagi kabupaten/kota di Indonesia, mengingat adanya kabupaten/kota baru pemekaran. Selain itu, sesuai acuan memang ada beberapa pengecualian dalam moratorium ini, seperti tenaga medis, dokter dan perawat, petugas keselamatan publik, dan tenaga pengajar," ungkapnya.

Ditambahkan Januarsah, hasil dari moratorium tidak merata bagi semua kabupaten/kota di Indonesia. Hal tersebut karena adanya daerah baru mekar contohnya saja kabupaten Empatlawang yang baru dimekarkan dari Kabupaten Lahat empat tahun silam, atau dalam artian menginjak empat tahun pemerintah definitif.

Pihaknya pun telah mendapat kabar baik dari Kantor Regional (Kanreg) kepegawaian di Palembang bahwa potensi Empatlawang tentunya bisa menerima CPNS 2011 ini, sebab masih tergolong dalam kategori ‘K’ (kurang,red) dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Sumsel.
"Dengan berbagai pertimbangan tersebut, bila tidak ada perubahan tahun 2011 ini akan ada penerimaan CPNS. Ya, memang untuk Kabupaten Empatlawang masih dalam kategori kekurangan PNS. Idealnya PNS di Kabupaten Empatlawang lebih kurang 5.300 pegawai, sementara saat ini terhitung 3.000 pegawai, jadi kekurangannya sekitar 2.300 pegawai lagi," terangnya.

sumber ; sripo

Senin, 20 Desember 2010

21 Formasi CPNS Kosong

Dari 266 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Formasi Tahun 2010 untuk Kabupaten Empatlawang yang diumumkan Minggu (19/12), terdapat 21 formasi yang kosong.

Dari formasi itu, sebanyak 245 peserta dinyatakan lulus, yakni 68 tenaga kesehatan, 54 tenaga pendidikan, dan 123 tenaga teknis.

Tudingan pun ditujukan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empatlawang, di mana kekosongan formasi itu akibat kurangnya sosialisasi. Namun tudingan ini dibantah oleh Kepala BKD Empatlawang, Anwar Yakub.

“Kekosongan formasi itu karena banyaknya peserta yang tidak hadir saat tes tertulis, yang jumlah peserta tidak hadir mencapai 500 peserta,” katanya.

Menurutnya, hasil tes CPNS Empatlawang itu diumumkan berdasarkan peringkat yang penetapannya diserahkan langsung oleh PPJK Unsri kepada Bupati Empatlawang, H Budi Antoni Aljufri dan disaksikan oleh Kejaksaan dan kepolisian serta TNI.

Sementara itu pengumuman hasil tes kemampuan dasar dan psikologi CPNS, Minggu (19/12), ternyata belum merupakan jaminan kelulusan. Peserta yang telah dinyatakan lulus juga akan mengikuti tes kesehatan yang nantinya juga bisa mengugurkan peserta.

“Kalau peserta ada yang kesehatannya mengkuatirkan, apalagi pernah mengonsumsi narkoba, jangan diharap akan lulus,” tegas Anwar Yakub

sumber ; sripo

Selasa, 16 November 2010

Kantor Pos Diserbu Pelamar

Para pelamar CPNS menyerbu Kantor Pos Tebingtinggi, Senin (15/11). Mereka rela berdesakan untuk mengirimkan berkas lamarannya.

Pantauan di kantor pos, terlihat para pelamar CPNS yang mendatangi kantor pos Tebingtinggi cukup banyak. Mereka ingin mengirimkan berkasnya melalui jasa pos, karena hal ini sudah ketetapan. Sebagian masih ada yang membuat lamaran dan melengkapi berkas pendaftaran.

Kepala Kantor Pos Tebingtinggi, Nurmirsah mengatakan, pihaknya telah menerima berkas calon pelamar CPNS dari hari pertama tanggal 13 November lalu. “Kita telah menerima berkas sejak diumumkannya pembukaan pendaftaran yang dilakukan serentak untuk wilayah Sumatera Selatan,” ujarnya.

Ia menuturkan, pihak kantor pos telah menerima berkas CPNS yang ditujukan kepada Bupati Empatlawang atau BKD Empatlawang sebanyak 150 amplop.

“Selain untuk Kabupaten Empatlawang, kita juga telah menerima kiriman berkas lamaran untuk Kota Lubuklinggau sebanyak 15 amplop, Kabupaten Muaraenim sebanyak 4 amplop dan Kabupaten Muba ada 1 amplop,” jelasnya,

Ia menghimbau, para pelamar yang ingin mengirimkan berkas lamaran agar diperiksa lebih teliti sebelum dikirim.

“Jangan ada kesalahan, oleh karena itu harus serta membuat alamat yang lengkap, agar nanti kalau ada balasan dari BKD suratnya cepat sampai,” jelasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empatlawang, Anwar Yakub mengatakan, batas pendaftaran melalui internet serta pengiriman berkas lamaran melalui kantor pos diusahakan paling lambat tanggal 19 November.

Nanti setelah berkas lamaran tersebut telah diterima BKD Empatlawang, akan verifikasi terlebih dahulu, lalu akan dikirimkan kembali melalui kantor pos bersama dengan nomor tesnya.

“Kalau ada yang tidak lengkap pada saat diverifikasi, maka berkasnya akan dikembalikan. Oleh karena itu, diharapkan apabila ada yang kurang jelas silahkan bertanya kepada pihak BKD, sehingga nantinya tidak ada kesalahan,” ujarnya.

sumber ; sriwijaya post

Jumat, 12 November 2010

Usul 284 CPNS Ditolak

Dari 550 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diusulkan Pemkab Empatlawang pada penerimaan kali ini, sebanyak 284 ditolak Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Kepastian itu hasil rapat BKN dengan BKD se Sumsel beberapa hari lalu.

Sama halnya dengan berbagai kabupaten/kota se-Sumbagsel, Empatlawang akan menerima pelamar CPNS sesuai dengan ketentuan yang sudah disetujui oleh Menteri Aparatur Negara (Menpan).
Pengumuman penerimaan CPNS ini, dilakukan secara serentak se-kabupaten dan kota di Sumbagsel, Jum’at (12/11) hari ini. Hal ini sesuai dengan kesepakatan rapat yang dilakukan oleh perwakilan masing-masing BKD kabupaten dan kota se-Sumbagsel di UNSRI tanggal 9 November yang lalu.

“Pengumuman penerimaan CPNS harus diumumkan melaui media elektronik dan cetak, paling lambat 12 November 2010. Untuk tahun ini, kita mendapatkan kuota CPNS sebanyak 266 yang dibagi dalam tiga formasi. Masing-masing, formasi untuk tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis,” Kepala BKD Empatlawang, Anwar Yakub.

Dijelaskannya, untuk jumlah masing-masing formasi tersebut, masyarakat bisa melihatnya di website www.cpns-sumsel.com. Calon pelamar juga bisa melihat persyaratan dan ketentuan lainnya, melalui website tersebut.

“Bagi masyarakat yang berminat, silahkan mengakses di website yang tersedia. Segala sesuatunya, bisa diakses disana,” ujarnya seraya menambahkan, bahwa untuk tahun ini pendaftaran CPNS di lingkungan Pemkab Empatlawang bisa dilakukan secara on line.

“Sekarang sudah bisa mendaftar CPNS secara on line. Sedangkan untuk kelengkapan berkasnya, dikirim melalui pos,” tambahnya.

Anwar menghimbau, agar masyarakat tidak mudah percaya dengan oknum yang menjanjikan kelulusan CPNS, dan meminta sejumlah uang pelican. Sebab, kelulusan peserta hanya berdasarkan hasil tes.

“Tidak ada yang bisa menjamin kelulusan seseorang, jadi masyarakat jangan mudah percaya. Apalagi jika harus menyetorkan sejumlah uang,” katanya.

sumber ; sriwijaya post, Pemkab 4 Lawang

Selasa, 09 November 2010

Pemkab Tunggu Keputusan BKN

Pemkab Empatlawang mengajukan usulan formasi 550 orang CPNS untuk mengisi berbagai bidang di pemkab setempat. Namun demikian belum ada persetujuan apakah jumlah tersebut diterima oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Kepala BKD Empatlawang, Anwar Yakub, Senin (8/11) mengatakan, pengajuan CPNS ke pemerintah pusat melalui BKN dilakukan dua tahap. Untuk tahap pertama sebanyak 266 orang, lalu disusulkan 284 orang lagi.

“Sampai sekarang ini kita belum mendapat kepastian dari pusat. Setidaknya ada 550 CPNS yang kita usulkan untuk penerimaan tahun ini. Ya, kita tunggu saja informasi selanjutnya. Setelah itu baru kita bisa menginformasikan mengenai jumlah kuota CPNS untuk Empatlawang ini,” ujarnya.

Dijelaskan, untuk saat ini Empatlawang masih kekurangan 2.000 ribu lebih pegawai yang statusnya pegawai negeri. Namun karena pengajuannya tidak bisa serentak, penambahan kekurangan ini terpaksa dilakukan secara bertahap.

“Apabila nantinya ada pembukaan CPNS kembali, maka kita kembali mengajukan untuk pengangkatannya. Sehingga nantinya kebutuhan PNS di Empatlawang seluruhnya dapat terpenuhi,” katanya.

Dikatakan, semua yang memutuskan dari pusat, baik pelaksanaan tes, atau kuotanya. Pemkab Empatlawang tentunya harus menerima apa yang telah diputuskan itu.

“Kalau kita mengusulkan 550 orang, yang disetujui belum tentu sebanyak itu. Tetapi kita berharap usulan semuanya disetujui,” kata Anwar.

Mengenai formasi penerimaan CPNS, Anwar mengatakan terdiri dari tenaga pendidik, kesehatan dan teknis. Formasi terbesar yakni guru dengan alasan Empatlawang masih kekurangan guru.

“Setidaknya untuk formasi guru yakni sebanyak 50 persen dari jumlah kuota, selebihnya dibagi dengan dua formasi lainnya,” ujarnya.

sumber ; sriwijaya post

Senin, 25 Oktober 2010

Seleksi CPNS Harus Transparan

Kalangan Komisi I DPRD Sumsel meminta proses penerimaan 3000 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 dapat lebih transparan seperti yang diharapkan masyarakat.

Sehingga tidak muncul kesan,proses penerimaan CPNS tahun ini sarat kecurangan. Sekretaris Komisi I DPRD Sumsel, Popo Ali M mengatakan, pihaknya berharap besar agar transparansi itu dimanifestasikan dalam bentuk publikasi yang jelas. “Artinya memang harus diberitakan secara umum, transparan dan jelas. Dengan publikasi yang jelas tersebut, maka kita bisa tahu bagaimana proses dan mekanisme penerimaan CPNS tersebut,” ujarnya kepada Seputar Indonesiadi Palembang, kemarin. Pemerintah juga harus menjelaskan alasan belum digelarnya tes penerimaan CPNS di 14 Kabupaten dan Kota se-Sumsel.

Termasuk tindakan,untuk memperjuangkan keluarnya SK dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) RI. ”Pelaksanaan penerimaan 3000 CPNS masih menunggu keputusan Menpan, terkait persyaratan pengangkatan terutama menyangkut guru-guru honor,” tuturnya. Anggota Komisi I DPRD Sumsel, Slamet Somosentono mengatakan, berdasarkan informasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel, Menpan memang belum memberikan surat keputusan terkait pelaksanaan penerimaan CPNS tahun ini.Kendati demikian, pihaknya telah mendapatkan informasi menyangkut 3000 CPNS tahun 2010 tersebut.

”Pihak BKD Sumsel tengah memonitor perkembanganya.Jika memang surat keputusan pelaksanaan penerimaan CPNS di Sumsel keluar dalam waktu dekat maka dapat segera dilaksanakan,”ujar politisi PPRN ini. Dia meminta, penerimaan CPNS di Sumsel nantinya dapat dilaksanakan dengan cara transparan dan murni. Karena tujuan dalam Penerimaan CPNS tersebut untuk mencari sumber daya manusia atau aparatur yang berkualitas. ”Kami harap tidak ada kecurangan, semua transparan dan berjalan sesuai prosedur atau mekanisme berlaku. Karena semua sdah ada ketentuannya,” tegas mantan politisi PDIP ini. Slamet mengatakan, diperkirakanSKMenpanitukeluarpadaOktober atau November 2010.Sehingga dimungkinkan pelaksanaan penerimaan CPNS bisa dilakukan pada November 2010 mendatang.

”Pelaksanaan penerimaan CPNS diSumsel itu diperkirakan pada pertengahan November 2010,”imbuhnya. Disamping itu, katanya, dewan telah melakukan rapat Pra Anggaran dengan BKD Sumsel terkait rencana anggaran 2011.”BKD Sumsel ajukan rencana anggaran Rp10,7 miliar untuk tahun depan, yang terdiri atas belanja langsung dan tidak langsung,”pungkasnya. Sebelumnya, BKD Sumsel berencana akan menggelar tes CPNS awal bulan ini.Namun, karena belum ada SK dari Kemenpan,tes tersebut menjadi tertunda.

Untuk tahun ini, BKD Sumsel berencana menerima 3.427 CPNS,terdiri dari Pemprov Sumsel 157 CPNS,OKU 239 CPNS, Lubuk Linggau 242 CPNS, Prabumulih 246 CPNS, Banyuasin 213 CPNS, OKU Selatan 208 CPNS, Lahat 204 CPNS, Musi Banyuasin 246 CPNS,Ogan Ilir 243 CPNS, OKU Timur 213 CPNS, Pagaralam 241 CPNS,Empat Lawang 266 CPNS, Musi Rawas 257 CPNS, Muara Enim 240 CPNS dan OKI 212 CPNS.Sementara Kota Palembang tahun ini tidak menerima CPNS, karena kuota PNSnya telah penuh. (retno palupi)

sumber ; sindo

Rabu, 28 Oktober 2009

276 Berkas Lamaran CPNS Ditolak BKD

TEBING TINGGI – Sedikitnya 276 berkas lamaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang sudah masuk ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Empat Lawang, ditolak karena tidak mencukupi persyaratan yang sudah ditentukan sebelumnya. “Mayoritas berkas lamaran yang ditolak tidak sesuai dengan jurusan yang dipilih serta tidak menyertakan fhoto copy ijazah,” ungkap Plt Kepala BKD Peterson Okki, melalui Kabid Perencanaan dan Kepegawaian, Kencana Sotar, Jumat (23/10) lalu.

Banyaknya berkas lamaran CPNS yang di tolak BKD, menurut Kencana, lebih disebabkan karena kesalah pahaman pelamar, terkait persyaratan yang harus mereka lengkapi. Terutama kelengkapan photo copy ijazah dan persyaratan lainnya, yang harus dilegalisir pihak yang berwenang.

“Pelamar masih banyak yang belum mengerti, tentang syarat-syarat yang harus mereka lengkapi sebelum mengirimkan lamaran. Seharusnya mereka sudah membaca pengumuman yang sudah kita sebarkan sebelumnya,” ujarnya.

Lanjut Kencana, Setiap berkas lamaran yang sudah masuk ke BKD Empat Lawang, langsung dilakukan seleksi administrasi untuk mengetahui kelengkapan administrasi serta menyesuaikan jurusan dengan formasi yang dipilih oleh pelamar. Sebab, tidak semua formasi yang tersedia, sesuai dengan yang diminati pelamar.Selain itu, banyaknya berkas yang masuk ke BKD setiap harinya, membuat pihaknya harus kerja ekstra menyelesaikan proses pemeriksaan untuk selanjutnya dikirimkan kembali ke pelamar. Bahkan, mereka harus menambah jam kerja hingga larut malam untuk menyelesaikan proses pemeriksaan setiap berkas yang sudah masuk.

Banyaknya berkas lamaran yang ditolak juga diakui pihak Pos Tebing Tinggi, yang terpaksa mengirimkan kembali lamaran yang di tolak tersebut. Padahal, waktu pendaftaran CPNS makin terbatas hingga 29 Oktober mendatang.

“Berkas yang di tolak BKD, sudah kita kembalikan ke pelamar masing-masing. Hal ini harus cepat dilakukan, untuk memberi kesempatan bagi mereka memperbaiki berkasnya dan mendaftarkan kembali ke BKD melalui kantor pos,” ungkap Kepala Kantor Pos Tebing Tinggi, Nurmisroh, Jumat (23/10) lalu.

Seperti diketahui, hingga Jumat (23/10) lalu, tercatat 2116 berkas pelamar CPNS Kabupaten Empat Lawang, sudah dikirmkan ke BKD Empat Lawang, melalui kantor Pos Tebing Tinggi dan sejumlah kantor pos lainnya di Sumatera Selatan (Sumsel). Dari sekian banyak berkas lamaran yang sudah masuk tersebut, sebanyak 276 berkas lamaran di tolak pihak BKD karena kurang persyaratan.

Bagi mereka yang lamarannya di tolak dan sudah dikembalikan pihak BKD, masih mempunyaikesempatan untuk memperbaikinya hingga 29 Oktober mendatang. “Jika mereka masih berminat mengikuti test CPNS di Emapa Lawang, masih mempunyai kesempatan hingga 29 Oktober mendatang. Namun, jangan sampai salah lagi, karena sudah tidak memungkinkan untuk bisa memperbaiki berkasnya lagi,” pungkas Kencana.(*)

Rabu, 09 September 2009

Pendaftaran CPNS Dibuka 14 September

TEBING TINGGI – Kabar gembira bagi para pencari kerja. 14 September mendatang dipastikan akan dilakukan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Empat Lawang. Formasi seleksi CPNS sebanyak 496 orang yang terbagi menjadi tiga bidang, masing-masing pendidikan, kesehatan dan tenaga tekhnis.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empat Lawang Syafran Agusni didampingi Kabid Perencanaan Kencana Sotar mengatakan, kepastian tersebut diketahui setelah adanya rapat seluruh BKD secara nasional. ‘’Untuk Kabupaten Empat Lawang formasinya sebanyak 496 orang yang terbagi dalam bidang pendidikan, kesehatan dan tenaga tekhnis,’’ ujarnya.

Menurut Syafran, pembukaan pendaftaran penerimaan CPNS ini akan dimulai 14 September hingga 7 Oktober 2009 mendatang. Bagi masyarakat terutama para pencari kerja yang berminat untuk mengikuti tes CPNS dapat segera menyampaikan surat lamaran sesuai waktu pembukaan pendaftaran tersebut.

‘’Untuk surat lamaran CPNS Kabupaten Empat Lawang dapat dikirim melalui kantor PT POS Indonesia dengan alamat Pemkab Empat Lawang melalui BKD Empat Lawang,’’ jelasnya.

Untuk jumlah formasi perbidang, Syafran belum dapat memastikan. Karena, menurutnya hal ini masih dalam proses rapat di BKN. ‘’Untuk formasi perbidang masih belum kita ketahui pasti, karena belum diserahkan dari BKN. Namun untuk pastinya kita baru tahu bahwa ada tiga bidang,’’ kata Syafran.(*)