Selamat Datang

Tanggal 20 April 2007, daerah Lintang IV Lawang diresmikan sebagai Kabupaten yang ke 15 di Propinsi Sumatera Selatan, KABUPATEN EMPAT LAWANG sebutannya,yang meliputi 7 Kecamatan: Pendopo Lintang, Muara Pinang, Lintang Kanan, Ulumusi, Pasemah Air Keruh, Talang Padang dan Tebing Tinggi, melalui Media ini kami akan menampilkan Kabar dan perkembangan Kabupaten baru ini, baik dari sisi “Pembangunan, Seni Budaya, Pariwisata, Kebudayaan dan Sosial Politik” Media ini sebagai jembatan Silaturahmi Masyarakat Lintang IV Lawang yang ada di seluruh penjuru dunia, sebagai wujud kebersamaan membangun Kampung Halaman tercinta, kepada para pengunjung Blog ini kami persilakan anda mengutip/menyunting isi blog ini dan mohon dapat anda sebutkan sumbernya, yang tentunya kami berharap Suku Lintang IV Lawang dapat dikenal oleh masyarakat diseluruh dunia, untuk Masyarakat Empat Lawang yang Singgah disini saya undang anda untuk bergabung di KOMUNITAS/MILLIS Empat Lawang, silakan Klik alamat ini : http://groups.google.co.id/group/lintang-iv-lawang?hl=id Kritik dan saran kirim ke is.majid@gmail.com

AddThis

Bookmark and Share

Senin, 23 Februari 2009

Kades Diminta Laporkan Data Statistik

EMPAT LAWANG – Guna kelengkapan administrasi suatu pemerintahan terhadap masyarakatnya yang mayioritas masih belum melakukan pendataan secara teratur di kabupaten Empat Lawang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Empat Lawang, menghimbau kepada pemerintahan desa dan kecamatan untuk melaporkan data-data statistik masyarakat ke per tiga bulan sekali.

Pendataan yang dilakukan di tiap desa dan kecamatan tersebut meliputi pendataan secara menyeluruh, baik pendataan terhadap domisili, pekerjaan, jenis kelamin, perubahan data yang terjadi tiap waktu tertentu, penambahan data baru, serta identitas diri lainnya. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut terhadap statistik angka pengangguran di masyarakat pedesaan di Kabupaten Empat Lawang.

Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri SE MM (HBA), melalui Kepala Disnakertrans Empat Lawang, Drs Bakhtiar Sikin MM mengungkapkan, pendataan tersebut dilakukan agar akurasi pendataan secara menyeluruh terhadap pengangguran di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini dapat secara merata. Maksudnya, dengan pendataan yang dimulai dari daerah terpencil, seperti pedesaan hingga ke pihak kecamatan. “Kita harapkan dalam waktu dekat, dapat segera mengetahui jumlah pengangguran di wilayah Empat Lawang,” katanya.

Menurut Bakhtiar, dengan meminta pihak desa dan kecamatan untuk melakukan pendataan bukan berarti pihaknya tidak turut serta melakukan pendataan. “Kita akan terapkan sistem jemput bola di desa dan kecamatan di Empat Lawang ini, namun diharapkan masyarakat dapat bekerjasama demi kepentingan masyarakat sendiri,” imbuhnya.

Dengan demikian program-program yang rencananya akan diluncurkan pada 2009 ini juga dapat segera dilaksanakan. Sebagaimana dicontohkannya, program padat karya dan juga progranm pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan kerjasama tim penggerak PKK Empat lawang, yang dalam hal ini diketuai Hj Suzana Budi Antoni.

Terkhusus program padat karya yang memusatkan pembangunan jalan pedesaan melibatkan pemberdayaanj masyarakat desa, dengan pemuda dan warga desa setempat sebagai salah satu rekanan pekerjanya. Namun, semuanya hanya bersifat sementara atau tidak permanen. Dikarenakan program padat karya, dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan pelaksanaan lainnya disesuaikan oleh pemkab Empat Lawang. “Dengan padat karya, pengangguran aktif yang ada di desa-desa dapat mengurangi beban yang ditanggung dalam memenuhi kebutuhan hidup, namun ini hanya bersifat sementara,” ujarnya.

Sedangkan kerjasama dengan TP-PKK Empat Lawang yang antara lain dengan penyediaan pembinaan dan penyuluhan batik khas Empat Lawang, juga menggerakkan ibu-ibu PKK desa yang bergerak di bidang tata rias. “Kitya libatkan juga ibu-ibu PKK desa, dengan demikian secara tak langsung dapat membantu menambah pendapatan ibu ruamh tangga (IRT) desa. Sudah tentu sebelumnya diadakan penyuluhan dan bimbingan teknis terlebih dahulu,” tandasnya.

Mengenai kapan pelaksanaan penyuluhan dan bimbingan pembinaan tersebut, dirinya menjelaskan, bahwa semuanya sudah diprogramkan dan dianggarkan pada APBD 2009 Pemkab Empat Lawang. “Do’akan saja, semoga berjalan dengan apa yang kita harapkan bersama,” ucapnya.

Sementara itu, merujuk pada data statistik dari laporan pendataan akhir tahun 2008 lalu, antara lain, jumlah terbesar terletak pada minat pencari kerja tamatan SLTA, yakni berjumlah 4597 orang. Sedangakan DI, DII, DIII hanya 780 orang, S1 berjumlah 1171 orang, dan S2 2 orang saja.

Menurutnya, jumlah pencari kerja (AK1) tersebut, dinilai bersifat sebagai kelengkapan administrasi per individu saja. Karena, angka-angka tersebut mayoritas pencari kerja dengan perimbangan pembukaan lowongan pekerjaan sebagai CPNS, TKS dan Pol-PP tahun 2009 ini.(sf)

Poto Anggota Komunitas L4L