Selamat Datang

Tanggal 20 April 2007, daerah Lintang IV Lawang diresmikan sebagai Kabupaten yang ke 15 di Propinsi Sumatera Selatan, KABUPATEN EMPAT LAWANG sebutannya,yang meliputi 7 Kecamatan: Pendopo Lintang, Muara Pinang, Lintang Kanan, Ulumusi, Pasemah Air Keruh, Talang Padang dan Tebing Tinggi, melalui Media ini kami akan menampilkan Kabar dan perkembangan Kabupaten baru ini, baik dari sisi “Pembangunan, Seni Budaya, Pariwisata, Kebudayaan dan Sosial Politik” Media ini sebagai jembatan Silaturahmi Masyarakat Lintang IV Lawang yang ada di seluruh penjuru dunia, sebagai wujud kebersamaan membangun Kampung Halaman tercinta, kepada para pengunjung Blog ini kami persilakan anda mengutip/menyunting isi blog ini dan mohon dapat anda sebutkan sumbernya, yang tentunya kami berharap Suku Lintang IV Lawang dapat dikenal oleh masyarakat diseluruh dunia, untuk Masyarakat Empat Lawang yang Singgah disini saya undang anda untuk bergabung di KOMUNITAS/MILLIS Empat Lawang, silakan Klik alamat ini : http://groups.google.co.id/group/lintang-iv-lawang?hl=id Kritik dan saran kirim ke is.majid@gmail.com

AddThis

Bookmark and Share

Kamis, 20 Mei 2010

Lantai Sekolah Rusak Berat

EMPATLAWANG – Sedikitnya tiga ruang kelas SD Negeri 5 Pendopo yang berada di Desa Landur Kecamatan Pendopo yang rusak namun belum diperbaiki. Kondisi sekolah memprihatinkan dan kegiatan belajar mengajar (KBM) cukup terganggu, karena debu sering berhamburan.

Guru di sekolah tersebut cukup mengeluh dengan kondisi ini. Selain itu, guru mempertanyakan penggunaan beberapa dana yang didapat sekolah, karena dana yang diperoleh seakan habis tak berbekas.

Sripoku.com yang ke sekolah tersebut, setidaknya 3 ruang kelas yang berlantai keramik itu sudah rusak dan banyak pecah. Pecahan keramik juga masih tampak berhamburan di sekitarnya. Sedangkan bagian yang rusak berat sudah berupa tanah bercampur pasir. Begitu juga lantai bagian depan kelas rusaknya sudah cukup luas, saat dilalui, debu pun berhamburan.

Menurut guru di sekolah itu, kondisi sekolah sangat mengkhawatirkan. Namun kepala sekolah mereka tidak pernah melakukan perbaikan, padahal pada tahun 2010 ini sudah banyak bantuan yang didapat, seperti BOS, bantuan Gubernur untuk sekolah gratis, APBD Empatlawang dan bantuan lainnya.

“Kami mempertanyakan penggunaan dana yang dialokasikan untuk sekolah tersebut, pasalnya dari sekolah tidak ada tambahan honor. Selain itu, tidak ada perbaikan atau perehaban bangunan,” ujar Agustian didampingi guru lainnya.

Kepala Disdik Empatlawang, Aminuddin Bahar melalui Kabid TK/SD Roaisyah Hiyadah mengatakan, pihaknya akan segera turun ke lapangan untuk mengecek kebenarannya. Ia berjanji akan menyelesaikan permasalahan yang ada di sekolah tersebut, yakni meminta keterangan dengan kepala sekolah yang bersangkutan mengenai penggunaan dana bantuan yang telah dialokasikan.

“Kita akan segera mengecek kondisinya di lapangan, sehingga lebih jelas permasalahannya. Ya, kita akan selesaikan permasalahan yang ada, jangan sampai masalah ini berkelanjutan,” ujarnya.

sumber : sriwijaya post

0 Comments:

Poto Anggota Komunitas L4L