Selamat Datang

Tanggal 20 April 2007, daerah Lintang IV Lawang diresmikan sebagai Kabupaten yang ke 15 di Propinsi Sumatera Selatan, KABUPATEN EMPAT LAWANG sebutannya,yang meliputi 7 Kecamatan: Pendopo Lintang, Muara Pinang, Lintang Kanan, Ulumusi, Pasemah Air Keruh, Talang Padang dan Tebing Tinggi, melalui Media ini kami akan menampilkan Kabar dan perkembangan Kabupaten baru ini, baik dari sisi “Pembangunan, Seni Budaya, Pariwisata, Kebudayaan dan Sosial Politik” Media ini sebagai jembatan Silaturahmi Masyarakat Lintang IV Lawang yang ada di seluruh penjuru dunia, sebagai wujud kebersamaan membangun Kampung Halaman tercinta, kepada para pengunjung Blog ini kami persilakan anda mengutip/menyunting isi blog ini dan mohon dapat anda sebutkan sumbernya, yang tentunya kami berharap Suku Lintang IV Lawang dapat dikenal oleh masyarakat diseluruh dunia, untuk Masyarakat Empat Lawang yang Singgah disini saya undang anda untuk bergabung di KOMUNITAS/MILLIS Empat Lawang, silakan Klik alamat ini : http://groups.google.co.id/group/lintang-iv-lawang?hl=id Kritik dan saran kirim ke is.majid@gmail.com

AddThis

Bookmark and Share

Rabu, 22 Desember 2010

Pelayanan Puskesmas Tidak Memuaskan

Pelayanan Puskesmas Tebingtinggi terhadap pasien dinilai kurang memuaskan. Selain sering kekurangan obat-obatan atau alat kesehatan lainnya, beberapa perawat yang bertugas kurang paham dengan teknis pengobatan.
Hal tersebut terungkap dari laporan seorang warga yang mengobati saudaranya ke Puskesmas itu.

Saya kemarin membawa adik saya berobat, saat itu tidak ada dokter yang bertugas, hanya ada perawat. Itupun perawat yang mengobatinya penguasaan ilmunya kurang. Saat hendak menginfus saja sampai lima kali melakukan penyuntikan, karena tidak mendapat bagian tepat untuk memasang jarum infus,” kata Ali (28), warga Talangbanyu, Kecamatan Tebingtinggi, Selasa (21/12).

Bahkan sebelum diinfus, keluarga pasien sempat diminta membeli satu botol infus ke apotek, alasannya stok di Puskesmas habis terpakai. Akibatnya ia harus mengeluarkan biaya untuk pembelian inpus itu.

Saya sempat bertanya mengapa habis, kok bisa habis?, ya bagaimana kalau ada pasien yang darurat. Jelas, pelayanan disini tidak memperhatikan pasien yang tentunya harus diperhatian instansi terkait untuk menguba pola ini,” ujarnya.

Ia berharap masalah itu menjadi perhatian pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Empatlawang. Hal tersebut berdampak pada orang banyak yang memanfaatkan fasilitas umum tersebut.

Menanggapi itu, Kepala Puskesmas Tebingtinggi, dr Asnul Arifin tidak menampik kurangnya pemahaman tenaga perawat karena latar belakang pendidikan yang dimiliki. Ia juga membenarkan, tiga hari terakhir dokter tidak bertugas di Puskesmas karena sedang memeriksa Alkes yang baru masuk untuk RSU Empatlawang.

Memang yang bertugas beberapa hari ini hanya perawat. Jadi, tidak menutup kemungkinan kalau perawatannya masih dinilai kurang memuaskan,” katanya.

Mengenai kurangnya stok inpus itu, dirinya belum mendapat laporan dari perawat. Oleh karena itu, ia akan memeriksa stok yang ada. “Besok kita akan periksa kembali stok yang dimiliki. Apakah benar memang habis atau tidak, apabila habis kita akan segera mengusul untuk pengadaannya,” ujarnya.

sumber ; sripo

0 Comments:

Poto Anggota Komunitas L4L